Dosen Prodi Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Ciptakan Inovasi Pengolahan Air Limbah Wudhu untuk Masjid
(21/11/2024)
Dosen Prodi Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Lampung berkolaborasi dengan Mahasiswa profesi insinyur di Universitas Indonesia, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang International Symposium on Innovative Masjid (ISIM) 2024, mereka berhasil menyuguhkan inovasi yang sangat relevan dengan tantangan lingkungan saat ini. Vandan Wiliyanti, dosen Prodi Pendidikan Fisika, bersama Rohmat Romdhani, mahasiswa profesi insinyur di Universitas Indonesia, mengusulkan sistem pengolahan air limbah wudu dan panen air hujan untuk masjid. Inovasi ini bertujuan untuk mewujudkan masjid yang ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan air, serta berkontribusi pada pelestarian lingkungan. “Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat komunitas. Oleh karena itu, sangat penting bagi masjid untuk menjadi contoh dalam menjaga lingkungan,” ujar Vandan. Bagaimana Cara Kerjanya? Sistem pengolahan air limbah wudu yang dikembangkan oleh tim UIN Raden Intan melibatkan beberapa tahap, mulai dari sedimentasi hingga reaksi kimia. Dengan teknologi cerdas, air limbah wudu dapat diolah kembali menjadi air yang bersih dan layak digunakan, tanpa mengabaikan aspek kesucian sesuai syariat Islam. Sementara itu, sistem panen air hujan dapat menghemat hingga 60,7% kebutuhan air masjid. Air hujan yang tertangkap kemudian dapat diolah dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti wudu, membersihkan masjid, dan bahkan untuk menyiram tanaman. Manfaat Inovasi Dukungan Pemerintah Sangat Diharapkan Rohmat Romdhani berharap, pemerintah dapat memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan dan penerapan teknologi ini. “Dengan adanya kebijakan yang mendukung, kami yakin inovasi ini dapat menjadi gerakan nasional untuk mewujudkan masjid-masjid yang ramah lingkungan,” ungkapnya. Inovasi yang dikembangkan oleh tim UIN Raden Intan Lampung menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi dapat memberikan solusi yang konkrit untuk masalah lingkungan. Dengan semangat untuk menciptakan masjid yang lebih baik, diharapkan inovasi ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Selengkapnya »Prof. Dr. Yuberti, M.Pd.: Kontribusi Cendekiawan Fisika dalam Debat Pilkada Bandar Lampung
(13/11/2024)
Bandar Lampung – Menjadi cendekiawan bukan hanya soal menyampaikan ilmu di dalam kelas, melainkan juga berkontribusi langsung dalam dinamika masyarakat. Prof. Dr. Yuberti, M.Pd., dosen Fisika sekaligus Kepala Pusat Penelitian LP2M di UIN Raden Intan Lampung, membuktikan komitmen tersebut dengan berpartisipasi sebagai panelis dalam debat kandidat Pilkada Kota Bandar Lampung. Debat kandidat yang berlangsung pada Jumat, 15 November 2024, di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, mengangkat tema besar ‘Sinergi dan Harmonisasi Pembangunan Kota Bandarlampung dalam Memperkokoh NKRI’. Acara ini disiarkan langsung oleh TVRI Nasional dan menghadirkan lima panelis ahli, termasuk Prof. Yuberti, untuk merumuskan tema serta pertanyaan strategis kepada para pasangan calon. Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai Landasan Kontribusi Bagi Prof. Yuberti, kesertaan sebagai panelis bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga panggilan untuk mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam sebuah kesempatan, ia menyatakan bahwa partisipasinya adalah bagian dari pengembangan dan pengamalan ilmu pengetahuan sekaligus wujud pengabdian kepada masyarakat. Sebagai seorang dosen yang juga berpengalaman dalam bidang penelitian, Prof. Yuberti memandang debat kandidat ini sebagai sarana untuk memastikan diskursus publik yang sehat dan berbobot. Tugas panelis, menurutnya, mencakup perumusan tema, penyusunan pertanyaan, serta memastikan proses debat berjalan sesuai dengan prinsip transparansi dan objektivitas. Kolaborasi Panelis Multidisiplin Prof. Yuberti tidak sendirian dalam misi penting ini. Ia berkolaborasi dengan akademisi dan tokoh terkemuka lainnya, seperti Dr. Fathul Mu’in, M.H.I. dari Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, serta panelis dari berbagai institusi, seperti Prof. Dr. Naerobi (Dekan FEB Unila) dan Dr. Moelyono (Rektor UTB). Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi kekuatan untuk menghasilkan format debat yang komprehensif dan relevan. Ketua KPU Kota Bandar Lampung, Dedy Triyadi, menyampaikan apresiasinya kepada para panelis. Ia mengungkapkan bahwa kesediaan para panelis untuk merumuskan format serta pertanyaan bagi debat publik ini sangat membantu dalam menjaga kualitas diskusi dan memberikan informasi penting kepada masyarakat. Segmen Debat yang Dinamis Debat publik kali ini dirancang dalam enam segmen yang berlangsung selama 150 menit. Dimulai dengan pemaparan visi dan misi, debat berlanjut ke pendalaman visi-misi, debat antar pasangan calon, hingga ditutup dengan pernyataan akhir dari masing-masing pasangan calon. Setiap segmen dirancang agar masyarakat dapat memahami lebih dalam program kerja serta komitmen pasangan calon terhadap pembangunan Kota Bandar Lampung. Fisika dan Kontribusi Sosial Sebagai seorang akademisi di bidang Fisika, kontribusi Prof. Yuberti dalam debat kandidat ini menjadi bukti bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya berada di laboratorium atau ruang kelas. Keterlibatannya menunjukkan bagaimana keilmuan dapat diterapkan dalam ranah sosial untuk mendukung proses demokrasi yang lebih baik. Dengan dedikasinya, Prof. Yuberti menginspirasi komunitas akademik, khususnya di UIN Raden Intan Lampung, untuk terus berperan aktif dalam pengabdian masyarakat dan memberikan kontribusi nyata demi kemajuan bangsa. Dengan semangat ini, UIN Raden Intan Lampung kembali menegaskan perannya sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga pemimpin yang berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Selengkapnya »Pendidikan yang Berkelanjutan: Pesantren Irsyaadul Ibad Jadi Contoh
(10/10/2024)
Pondok Pesantren Irsyaadul Ibad, yang dikenal sebagai pusat pendidikan agama, kini tengah mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan lingkungan. Berkat kerja sama dengan dosen Prodi Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Lampung, pesantren ini telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai kelestarian alam ke dalam kehidupan sehari-hari. Melalui program “Eco-Friendly Pesantren”, para santri diajarkan cara mengelola sampah secara kreatif. Sampah plastik yang selama ini dianggap sebagai masalah, kini disulap menjadi ecobrick yang bermanfaat sebagai bahan bangunan. Selain itu, pembuatan ecoenzyme dari sampah organik juga menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari pesantren. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan inisiatif untuk mendorong santri dan warga pesantren menjadi lebih peduli terhadap lingkungan. Program ini dirancang untuk mengedukasi peserta tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dalam pelatihan ini, para santri diajarkan cara membuat ecobrick dari sampah plastik, yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan alternatif yang praktis dan bermanfaat. Selain itu, peserta juga dilatih untuk membuat ecoenzyme, yaitu larutan pembersih alami yang terbuat dari fermentasi sampah organik seperti kulit buah, yang dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari di pesantren. Melalui kegiatan ini, pesantren berupaya menciptakan komunitas yang peduli terhadap lingkungan dengan mempraktikkan prinsip-prinsip keberlanjutan. Para santri tidak hanya belajar teori tentang pelestarian lingkungan, tetapi juga mempraktikkan langsung pengelolaan sampah dan pengolahan bahan alami. Diharapkan, setelah kegiatan ini, santri mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh di lingkungan pesantren serta membawa ilmu ini ke masyarakat sekitar. Program ini bertujuan untuk membentuk pesantren yang lebih bersih dan hijau, sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan yang berkelanjutan bagi para santri.
Selengkapnya »JANGAN SAMPAI KETINGGALAN! KOLABORASI EMAS PENDIDIKAN FISIKA UPI-UIN LAMPUNG CIPTAKAN PENGABDIAN YANG MEMUKAU!
(09/08/2024)
Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan fisika! Sebuah kolaborasi apik terjalin antara Program Studi Pendidikan Fisika dan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan Program Studi Pendidikan Fisika, Biologi, dan Pendidikan Biologi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Bersama-sama, kedua institusi ini menggelar kegiatan “Kolaborasi Pengabdian kepada Masyarakat” yang berlangsung pada Jumat, 9 Agustus 2024, di Theater Room Lt. 2 Gedung Academic Center UIN RIL Lampung Kegiatan yang mengusung semangat berbagi dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan ini menjadi bukti nyata bahwa batas geografis tidak menghalangi sinergi positif dalamTri Dharma Perguruan Tinggi. Para dosen dan mahasiswa dari kedua universitas bahu-membahu merancang dan melaksanakan program pengabdian yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Lampung. Meskipun detail lengkap mengenai bentuk pengabdian tidak terlihat dalam gambar, antusiasme dan kebersamaan yang terpancar dari wajah para peserta kolaborasi ini menunjukkan betapa bersemangatnya mereka dalam menjalankan misi mulia ini. Terlihat dalam foto, para perwakilan dari kedua universitas berpose bersama dengan penuh kehangatan, mengisyaratkan solidnya kerjasama yang terjalin. Kolaborasi semacam ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar dan mengajar bagi para akademisi dan mahasiswa yang terlibat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk terus berinovasi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Semoga jalinan kerjasama antara Prodi Pendidikan Fisika dan Fisika UPI serta Prodi Pendidikan Fisika, Biologi, dan Pendidikan Biologi UIN Raden Intan Lampung ini dapat terus berlanjut dan menghasilkan karya-karya pengabdian yang lebih besar lagi di masa depan!
Selengkapnya »EKSPLORASI DIMENSI BARU: MAHASISWA FISIKA UIN RADEN INTAN LAMPUNG TERPILIH DALAM JAMBORE NASIONAL
(04/08/2024)
Sebuah capaian membanggakan kembali diraih oleh sivitas akademika UIN Raden Intan Lampung. Kali ini, Puput Agnes Pramudia, mahasiswi berprestasi dari Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, mendapatkan kehormatan untuk berpartisipasi dalam Jambore Koperasi Mahasiswa Nasional yang akan diselenggarakan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta pada tanggal 29 Juli hingga 1 Agustus 2024. Terpilihnya Puput sebagai delegasi dalam ajang bergengsi tingkat nasional ini menandakan pengakuan atas potensi dan kualitas yang dimiliki oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika. Partisipasi dalam Jambore Koperasi Mahasiswa Nasional memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan wawasan di bidang perkoperasian, membangun jaringan dengan mahasiswa dari berbagai universitas, serta mengasah kemampuan organisasi dan kolaborasi. Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, Sri Latifah, M.Sc., menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap partisipasi Puput. “Keikutsertaan Puput dalam jambore ini merupakan representasi positif dari dedikasi dan potensi mahasiswa kita. Kami berharap pengalaman ini akan memperkaya perspektifnya dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan diri serta kemajuan program studi di masa depan.” Selamat kepada Puput Agnes Pramudia atas prestasi yang membanggakan ini. Semoga partisipasi Anda dalam Jambore Koperasi Mahasiswa Nasional berjalan sukses dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Selengkapnya »UKIR PRESTASI DI TANAH RENCONG! MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA UIN LAMPUNG WAKILI PROVINSI DI LMD NASIONAL
(27/07/2024)
Bandar Lampung – Kabar membanggakan kembali menghampiri Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung! Rizki Muhammad Sidik, mahasiswa berdedikasi dari program studi ini, terpilih menjadi salah satu peserta perwakilan Provinsi Lampung dalam Latihan Mujtahid Dakwah (LMD) Nusantara Chapter Aceh, yang akan diselenggarakan pada 26-28 Juli 2024 mendatang. Keberhasilan Rizki menjadi bagian dari kontingen Provinsi Lampung dalam ajang bergengsi tingkat nasional ini tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh civitas akademika Prodi Pendidikan Fisika. Bagaimana tidak? Di tengah kesibukannya dalam menuntut ilmu di bidang fisika, Rizki menunjukkan komitmen dan potensi diri yang luar biasa dalam bidang dakwah. “Kami sangat bangga dan berbahagia atas terpilihnya Rizki sebagai perwakilan Provinsi Lampung di LMD Nusantara. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa Pendidikan Fisika tidak hanya fokus pada ilmu eksakta, tetapi juga memiliki kepedulian dan kemampuan dalam berkontribusi bagi masyarakat melalui kegiatan dakwah,” ujar Sri Latifah, M.Sc., dengan penuh apresiasi. Latihan Mujtahid Dakwah (LMD) Nusantara merupakan wadah penting bagi para pemuda muslim untuk mengembangkan pemahaman agama yang mendalam, meningkatkan kemampuan berdakwah yang efektif, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah antar peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Partisipasi Rizki dalam acara ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga, memperluas jaringan, serta menginspirasi mahasiswa lainnya untuk aktif dalam kegiatan positif yang bermanfaat bagi agama dan bangsa. Selamat kepada Rizki Muhammad Sidik! Semoga dapat mengikuti LMD Nusantara dengan lancar, mendapatkan ilmu yang bermanfaat, dan membawa harum nama UIN Raden Intan Lampung di kancah nasional.
Selengkapnya »“Go International! Mahasiswa Pendidikan Fisika UIN RIL Ukir Prestasi Jadi Delegasi KKN Internasional!”
(22/06/2024)
[Bandar Lampung] – Kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL). Salah satu mahasiswa berprestasi mereka, Alfin Auliya, berhasil terpilih menjadi delegasi untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional! Prestasi gemilang ini tentu saja disambut dengan sukacita oleh segenap civitas akademika Prodi Pendidikan Fisika. Bagaimana tidak, terpilihnya Alfin sebagai delegasi KKN Internasional tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama program studi dan universitas di kancah internasional. “Kami sangat bangga dan berbahagia atas terpilihnya Alfin. Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa Pendidikan Fisika UIN RIL memiliki potensi dan kualitas yang mampu bersaing di tingkat global,” ujar [Sri Latifah, M.Sc. Program Studi Pendidikan Fisika], dengan nada penuh apresiasi. Keberhasilan Alfin ini tentunya tidak datang begitu saja. Dedikasi dalam belajar, keaktifan dalam berbagai kegiatan akademik dan non-akademik, serta kemampuan adaptasi yang baik, menjadi modal berharga yang mengantarkannya pada kesempatan emas ini. “Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Ini adalah pengalaman yang luar biasa dan akan menjadi bekal yang sangat berharga untuk pengembangan diri dan karir saya di masa depan,” ungkap Alfin Auliya. Partisipasi Alfin dalam KKN Internasional diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga dapat membawa perspektif baru dan mempererat hubungan baik dengan komunitas internasional. Selain itu, diharapkan pula dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan meraih mimpi setinggi mungkin. Selamat kepada Alfin Auliya! Semoga sukses dalam menjalankan tugas sebagai delegasi KKN Internasional dan membawa pulang pengalaman berharga yang akan menginspirasi banyak orang.
Selengkapnya »Selamat Tinggal Metode Lama! AI Hadirkan Revolusi Baru untuk Pembelajaran Fisika
(14/06/2024)
Program Studi Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Lampung baru saja menggelar workshop super intensif yang sukses membuat para peserta terpukau. Acara ini bukan sekadar workshop biasa, melainkan sebuah leap of faith menuju masa depan pendidikan yang lebih interaktif, personal, dan efektif. Bayangkan, materi fisika yang selama ini dianggap “menakutkan” kini bisa disulap menjadi petualangan belajar yang seru dan menantang. Melalui workshop ini, para mahasiswa tidak hanya dikenalkan dengan konsep-konsep AI yang revolusioner, tetapi juga dibekali skill praktis untuk merancang media pembelajaran fisika berbasis AI yang engaging. Mulai dari simulasi interaktif yang responsif terhadap pemahaman siswa, hingga sistem feedback cerdas yang mampu mengidentifikasi area kesulitan belajar secara presisi. Lebih dari sekadar transfer ilmu, workshop ini juga menjadi ajang kolaborasi dan bertukar ide antar mahasiswa. Mereka didorong untuk berpikir kreatif dan menciptakan prototipe media pembelajaran fisika berbasis AI yang inovatif. Siapa tahu, dari sinilah akan lahir startup pendidikan revolusioner yang akan mengubah wajah pembelajaran fisika di Indonesia! Dengan digelarnya workshop ini, Program Studi Pendidikan Fisika sekali lagi menunjukkan komitmennya untuk selalu menjadi yang terdepan dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai konsep fisika secara mendalam, tetapi juga memiliki skill abad ke-21 yang relevan dengan perkembangan teknologi terkini.
Selengkapnya »Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Lampung Temukan ‘Emas Hijau’ di Limbah Sapi: Solusi Biogas Atasi Krisis LPG!
(17/09/2023)
Di tengah lonjakan harga LPG dan meningkatnya kebutuhan energi, potensi energi terbarukan menjadi fokus perhatian, dan tim pengabdian dari Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Lampung melihat peluang besar di Desa Kutoarjo, Gedong Tataan, Pesawaran, Lampung. Di desa ini, sebagian besar warganya berternak sapi, namun limbah kotoran sapi yang dihasilkan selama ini hanya dimanfaatkan sebagai pupuk. Padahal, limbah ini memiliki potensi untuk diolah menjadi biogas, sumber energi alternatif untuk kebutuhan memasak rumah tangga. Berangkat dari kondisi tersebut, tim pengabdian Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Lampung memperkenalkan teknologi biodigester sederhana kepada masyarakat Desa Kutoarjo. Kegiatan pemberdayaan ini dirancang dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang mengutamakan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan. Prosesnya dimulai dengan perencanaan yang meliputi identifikasi potensi energi terbarukan di desa, survei lokasi ideal untuk pemasangan biodigester, dan inventarisasi sumber daya alam setempat. Selanjutnya, tim melakukan tindakan nyata berupa sosialisasi teknologi biogas kepada masyarakat pada 12 September 2023, diikuti dengan pelatihan teknis tentang pembuatan dan pengelolaan sistem biogas. Implementasi rancangan biodigester sederhana pun dilakukan pada 15 September 2023, dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah didapatkan seperti drum plastik. Dalam proses ini, kotoran sapi dan air dicampur dengan rasio 1:3, serta ditambahkan bioaktivator untuk mempercepat fermentasi. Berangkat dari kondisi tersebut, tim pengabdian Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Lampung memperkenalkan teknologi biodigester sederhana kepada masyarakat Desa Kutoarjo. Kegiatan pemberdayaan ini dirancang dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang mengutamakan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan. Prosesnya dimulai dengan perencanaan yang meliputi identifikasi potensi energi terbarukan di desa, survei lokasi ideal untuk pemasangan biodigester, dan inventarisasi sumber daya alam setempat. Selanjutnya, tim melakukan tindakan nyata berupa sosialisasi teknologi biogas kepada masyarakat pada 12 September 2023, diikuti dengan pelatihan teknis tentang pembuatan dan pengelolaan sistem biogas. Implementasi rancangan biodigester sederhana pun dilakukan pada 15 September 2023, dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah didapatkan seperti drum plastik. Dalam proses ini, kotoran sapi dan air dicampur dengan rasio 1:3, serta ditambahkan bioaktivator untuk mempercepat fermentasi. Tim pengabdian Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Lampung secara intensif melakukan pengamatan terhadap perkembangan produksi gas, evaluasi performa alat, dan pendampingan kepada masyarakat. Tahap refleksi juga menjadi bagian penting, di mana tim memberikan pelatihan tambahan tentang penggunaan biogas sebagai bahan bakar dan menyusun rencana pengembangan lanjutan untuk meningkatkan produksi gas. Hasil dari upaya ini cukup menggembirakan. Biogas mulai terbentuk pada hari ke-21 setelah pengisian bahan, dengan produksi harian rata-rata 16 liter dari 2–3 ekor sapi. Gas ini mampu digunakan untuk memasak selama 5–12 menit. Penggunaan biogas ini memberikan dampak positif, yaitu mulai mengurangi ketergantungan masyarakat pada LPG dan membantu mengurangi limbah lingkungan. Biodigester yang digunakan dalam program ini adalah model floating drum sederhana, yang memanfaatkan drum plastik 100 liter yang mengapung berdasarkan volume gas yang dihasilkan. Meskipun produksi gas masih terbatas, tim Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Lampung melihat potensi besar untuk pengembangan lebih lanjut. Ke depannya, peningkatan kapasitas biodigester dan optimalisasi pengelolaan fermentasi menjadi tantangan yang perlu diatasi. Pengaturan suhu (20–30°C) dan pH (6,6–7) dalam biodigester menjadi faktor penting untuk meningkatkan produksi gas. Selain itu, pelatihan lanjutan tentang perawatan biodigester dan pemanfaatan limbah biogas sebagai pupuk organik berkualitas juga direkomendasikan untuk memaksimalkan manfaat program ini. Dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi, tim Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Lampung telah memberikan kontribusi nyata dalam menghadirkan alternatif energi yang lebih murah, ramah lingkungan, dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kutoarjo. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan energi terbarukan di desa-desa lain di Indonesia.
Selengkapnya »Mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika Mengikuti KKN-DR 2020
(26/07/2020)
Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof Dr Moh Mukri MAg melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) tahun 2020 secara resmi, Senin (6/7/2020). Pelepasan dilakukan secara simbolis dan virtual ditayangkan pada channel YouTube dan fanpage Facebook UIN Raden Intan Lampung. Di tengah pandemi Covid-19, Rektor mengatakan bahwa KKN-DR merupakan pilihan yang tepat. Dia berharap, mahasiswa peserta KKN-DR dapat melakukan interaksi dan silaturahim ke masyarakat dengan memberikan pencerahan atau mengedukasi tentang banyak hal seperti pendidikan, Covid-19, dan moderasi beragama. “Mahasiswa bisa mengedukasi masyarakat atau belajar dari masyarakat. Timbal balik, tidak harus semua dari mahasiswa,” jelasnya. Hasil interaksi dengan masyarakat nantinya dinarasikan menjadi laporan yang tertulis. Sekaligus untuk mengetahui paham-paham keberagaman di masyarakat. “Jadi bisa merekam apa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. KKN ini juga untuk memotret keberagaman masyarakat dengan kacamata ilmu,” sambung Prof Mukri. Rektor juga meminta para pimpinan khususnya Wakil Rektor (WR) I, WR III, Dekan dan pihak LP2M untuk dapat mengontrol dan memastikan KKN-DR berjalan dengan baik. “Bahwa (KKN-DR) ini terselenggara sesuai rencana. Jangan sampai kerja (KKN) dari rumah, tapi sama sekali tidak jalan. Hanya teori dan narasi, tapi implementasinya tidak berjalan. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” pungkas Rektor dihadapan unsur pimpinan yang hadir pada pelepasan KKN-DR di Ruang Seminar Rektorat. Tema yang diusung pada KKN tahun ini yaitu KKN-DR Berbasis Moderasi Beragama dalam Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2020. Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Supaijo MH menyampaikan bahwa KKN-DR ini merupakan upaya untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19. Di samping itu, KKN-DR mengacu pada Surat Edaran Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Nomor B-713/DJ.I/Dt.I.III/TL.00/04/2020 Tanggal 3 April 2020 Perihal Tindak Lanjut Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 697/03/2020 di Bidang Litapdimas (Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat) dan Surat Edaran Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Raden Intan Lampung Nomor B-1000/UN.16/WR.1/PP.00.9/04/2020 Tanggal 15 April 2020 Tentang Ketentuan KKN, PPL, PKL, PPS, PPI, Magang, dan Penulisan Skripsi – Tesis pada masa Covid-19. Supaijo memaparkan, KKN-DR tahun 2020 diikuti oleh 4937 mahasiswa dan tersebar di 2654 desa di provinsi Lampung serta beberapa provinsi lainnya. KKN dilaksanakan selama 40 hari, mulai 6 Juli hingga 15 Agustus 2020. KKN-DR dilakukan dalam bentuk tiga kegiatan yaitu berbasis media sosial, berbasis pengabdian dan berbasis keilmuan. Berbasis media sosial diantaranya membuat konten dalam bentuk video dan infografis serta dipublikasikan melalui media sosial. Berbasis pengabdian bisa langsung berinteraksi dan mengedukasi masyarakat. Sedangkan berbasis keilmuan seperti membuat karya ilmiah yang sesuai standar dan dapat dipublikasikan. Kegiatan-kegiatan tersebut menyangkut tentang moderasi beragama, Covid-19, pendidikan, potensi desa, dan keilmuan sesuai dengan prodi masing-masing peserta KKN. Dengan adanya KKN-DR ini, mahasiswa diharap dapat menjadi pionir dalam hal pengabdian dan dapat mengenalkan UIN lebih dekat ke masyarakat. (NF/HI) Dikutip secara penuh dari: https://www.radenintan.ac.id/rektor-lepas-kkn-dr-tahun-2020/
Selengkapnya »